Praktik pernapasan secara inheren terkait dengan gerakan, dan nuansa dari keseluruhan proses dalam Yoga. Kata Yoga adalah kata dalam bahasa Sanskerta yang berasal dari akar 'yuj' yang diterjemahkan sebagai menyatukan atau menggabungkan. Secara asli, Yoga cenderung menggabungkan latihan fisik, disiplin mental, dan praktik spiritual. Salah satu aspek paling signifikan saat berusaha untuk mencapai kesatuan ini adalah napas, dalam terminologi yoga disebut “prana”. Prana berarti vitalitas atau energi vital atau napas kehidupan, dan oleh karena itu Prana tidak dapat dipisahkan dari udara. Memaksakan koneksi antara udara bersih dan yoga dapat meningkatkan hasil dari praktik ini secara dramatis.
Apa yang Terjadi Ketika: Napas dan Yoga
Pranayama atau kontrol napas adalah bagian dari yoga. Beberapa jenis utama pranayama yang dimaksudkan untuk mengontrol dan menyirkulasi prana dalam tubuh termasuk dekrit, ekspirasi paksa, dan pernapasan bergantian melalui lubang hidung. Selain membantu efisiensi pernapasan, teknik-teknik ini memiliki dampak menarik pada sistem saraf dengan menyebabkan pengurangan stres dan pikiran yang jernih. Pelatihan otot pernapasan telah terbukti meningkatkan volume tidal, konsumsi oksigen, dan elastisitas rekoil paru-paru serta fungsi kardiovaskular, respons imun, dan tekanan darah. Namun, di negara maju, manfaat-manfaat ini dapat tereduksi ketika udara terisi dengan partikel debu, bahan kimia, dan alergen yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan pernapasan dan efektivitas sub- optimal dari praktik-praktik ini.
Polusi dan Jenis-Jenisnya serta Dampaknya terhadap Kesehatan Manusia
Polusi udara ambien adalah masalah yang berkembang pesat di seluruh dunia, terutama di pusat-pusat perkotaan, akibat emisi dari berbagai industri dan sistem transportasi. Polusi ini juga dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, mulai dari kondisi sederhana seperti iritasi mata dan tenggorokan, hingga masalah pernapasan serius yang mengarah pada penyakit seperti asma, bronkitis, dan bahkan kanker paru-paru. Khususnya, jika seseorang sedang berlatih yoga, menghirup udara yang tercemar akan sangat mengurangi kesenangan dan manfaat kesehatan yang biasanya diperoleh dari aktivitas tersebut. Polusi udara memengaruhi kemampuan udara untuk mencapai paru-paru kita melalui napas dalam, serta memengaruhi kesehatan sistem pernapasan termasuk peradangan, yang secara keseluruhan mengurangi oksigen ke dalam darah, sehingga mengganggu konsep ketenangan dan keseimbangan dalam berlatih yoga.
Keuntungan berlatih Yoga di udara bersih.
Melakukan yoga di lingkungan dengan udara bersih bahkan lebih menguntungkan bagi kesehatan, itu adalah fakta. Udara murni berarti tidak ada partikel merusak di paru-paru dan semua aspek pranayama dapat dicapai. Ini juga mempromosikan pembentukan napas secara lebih efektif dan mencapai tingkat oksigen yang jauh lebih baik dalam darah dan tubuh. Tanpanya, para praktisi kemungkinan akan melihat penurunan dalam tingkat konsentrasi, peningkatan tingkat kecemasan serta penurunan kesejahteraan secara keseluruhan. Selain itu, peluang untuk mengembangkan gangguan pernapasan dan penyakit lainnya menjadi lebih kecil karena tidak adanya timbal udara atau serbuk sari, atau bentuk iritan lainnya, dan tubuh lebih mampu melakukan asana yoga dengan cara yang paling efektif.
Mendesain Lingkungan Yoga yang Tepat
Untuk hasil terbaik dalam mendapatkan udara bersih selama berlatih yoga, lingkungan perlu ditingkatkan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Untuk lingkungan indoor umum, pertimbangkan beberapa peralatan seperti purifikasi udara yang dapat menghilangkan polutan dan alergen. Dalam hal ini, sangat efektif untuk mengatur ventilasi yang tepat agar udara segar dapat masuk ke dalam ruangan. Tanaman indoor yang membantu membersihkan udara meliputi tanaman ular, tanaman laba-laba, dan peace lilies, dan sebaiknya dimasukkan ke dalam desain interior. Saat memilih lokasi untuk sesi outdoor, hindari area yang dekat dengan lalu lintas ramai atau pabrik produksi. Lokasi ideal meliputi area taman, kebun, dan ruang terbuka lainnya untuk memanfaatkan udara bersih yang disediakan oleh banyak pohon dan tanaman serta lingkungan tenang yang kondusif untuk berlatih.
Kesimpulan: Napas, Tubuh, dan Interaksi
Yoga adalah latihan yang tidak hanya menangani aspek fisik melalui serangkaian praktik, tetapi lebih banyak lagi tentang praktik mental dan spiritual yang dilakukan melalui mekanisme pernapasan. Koneksi antara latihan dan pernapasan harus diperjelas untuk meningkatkan hasil dan kesenangan dalam berlatih yoga. Keutamaan kualitas udara akan membantu para praktisi melindungi diri mereka sendiri dan meningkatkan praktik yoga, untuk mendapatkan dampak yang lebih baik pada tubuh, pikiran, dan jiwa. Sementara itu, saat kita mulai menghargai kebutuhan akan udara bersih, setiap orang dan semua orang yang kita kenal dapat melakukan sesuatu untuk itu agar dunia dapat diubah menjadi ruang yang sesuai untuk Yoga dan aktivitas lainnya.